Jumat, 14 Oktober 2016

Aku memilih menjadi bagian dari Politik

Apa yang anda pikirkan ? Itu kalimat yang akan muncul ketika pengguna FB hendak menuliskan status di branda facebooknya. Ada banyak yang sedang saya pikirkan, tapi hnya beberapa hal saja yang ingin saya tuliskan, dan kali ini saya akan menuliskan hal hal tentang POLITIK.
Dari beranda sahabat lama saya, ia pernah menulis status tentang keterlibatan politik bukan sebuah keharusan bagi setiap orang, tapi keadaan akan mampu mendorong ia untuk menggabungkan diri dalam situasi politik yang sedang ber euforia.
Dari status tersebut saya menyadari banyak hal yang perlu di pikirkan untuk melibatkan diri dalam perpolitikan, tapi keadaannya berbeda, saya di dorong oleh keadaan sehingga saya harus masuk dalam dunia politik.
Ya, Politik itu memiliki dunianya sendiri, karna itu lah banyak orang yang berbicara tentang politik akan memiliki garis / batas kajian sosial tersendiri, yang pada nantinya politik itu di anggap memiliki cara – cara berproses dalam dunianya sendiri di ruang lingkup sosial. Terdengar khusus, tapi ia tak banyak yang suka. Saat, setelah sekian lama tidak ingin mengikuti apalagi terlibat dengan dunia politik, walaupun latar belakang pendidikan saya memberi bekal tentang dasar – dasar politik, tapi saya jauh dari praktek politik.
Tapi keadaan berkata lain, keadaan hari ini telah mendorong saya dengan tekanan yang sangat kuat, yang dengan cepat saya terjun langsung dalam praktik politik. Satu bulan setengah sejak lebaran Idul Adha 2016, saya mulai belajar mengumpulkan kembali bagian – bagian proses politik di daerah tempat saya berdomisili, Aceh Singkil.
Hari demi hari, minggu pun menjadi bulan, Akhirnya setelah proses belajar yang insentive, terkumpul lah bagian - bagian proses politik daerah yang sebelumnya tidak saya ketahui. Kini semua bagiab telah tersusun rapi dalam pikiran dan tindakan saya. Maka mulai saat ini, saya memutuskan, sebagai putra daerah Aceh Singkil saya harus melibatkan diri dalam dunia politik Aceh Singkil. Ini merupakan hutang, ini merupakan tanggung jawab, dan ini merupakan tugas bagi kita dan saya khususnya.
Tulisan ini saya tutup dengan pesan untuk kawan - kawan saya yang berada di manapun, siapa pun, yang merasa pernah memiliki ikatan dengan daerah Kabupten Aceh Singkil, sudah saatnya kawan - kawan semua belajar untuk mengumpulkan bagian - bagian cerita politik di daerah kita ini, Aceh Singkil. Ini adalah saat dimana momen PemiluKada Aceh Singkil akan ditulis dalam sejarah, akan tercatat dalam kenangan ingatan.
Ini adalah masanya kita sadar akan politik, anda harus terlibat dalam momen sejarah ini. Sedikit saja anda mempelajari prosesnya, maka anda akan sadar mengapa anda harus terlibat, keadaan akan mendorong anda masuk dalam dunia politik. Untuk ke depan, saya akan mencoba trus berbicara mengenai fenomena Politik yang terjadi di daerah Aceh Singkil.
Salam hangat dari saya, terimakasih untuk pembaca. Tak ada ilmu yang merugi, kecuali insan yang membawa terkadang lupa.

Ade Meyza Farmasi
Relawan Dulsaza
© Dulmusrid - Sazali
Maira Gall